Kamis, 30 Oktober 2014

PUISI CINTA UNTUK TUHAN



aku beranikan diri
menyelam ke samudera misteri
untuk apa ? entahlah !

aku hanya ingin bertemu denganMu
wahai Sang Penuh Misteri

 
Barangkali tak lebih
seperti Musa di Gunung Sinai
yang kemudian pingsan
saat ingin bertemu denganMu

 
Atau mungkin
seperti Ibrahim yang mencariMu
di gugusan bintang, bulan dan matahari
dan menemukan kepasrahannya
yang begitu dalam

 
atau bagaikan Muhammad
yang terpesona di Sidratul Muntaha
saat kerinduannya tumpah
di haribaan Mu

 
atau barangkali,
semua ini tak bermakna apa-apa
karena aku memang bukan siapa siapa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar