Kamis, 30 Oktober 2014

3 formula tuk menggapai kebahagiaan dunia akhirat

Diriwayatkan Imam Ja'far as-Sadiq as berkata: "Ada tiga hal orang yang barang siapa berpengang padanya maka dia akan mencapai dunia dan akhiratnya;  tidak bermaksiat kepada Allah, meridhoi apa yang ditetapkan oleh Allah, dan berprasangka baik kepada Allah."

Ayatullah Mojtaba Tehrani menjelaskan hadis tersebut dan mengatakan, "Hadis tersebut menjelaskan sisi batin yang harus dimiliki seseorang untuk bahagia di dunia dan akhirat. Pertama, orang yang tidak bermaksiat dengan harapan bahwa dia akan dikasihi oleh Allah. Kedua orang yang ridho atas segala yang telah ditetapkan Allah untuknya, yang berarti dia menerima dengan sepenuh hati. Ketika, adalah orang yang memiliki prasangka baik kepada Allah, jangan sampai—nauzubillah—berprasangka buruk kepada Allah. Yang disebutkan dalam hadis ini adalah prasangka, bukan yakin atau pasti. Ketahuilah bahwa Allah Swt tidak pernah menginginkan keburukan untuk hamba-Nya."

"Saya ingin menjelaskan satu poin bahwa kita punya keinginan duniawi dan akhirat. Dalam keinginan duniawi, kita sering keliru. Mengingat kita selalu mengupayakan ketentraman, kita mengira bahwa ketentraman akan tercapai dengan uang, dan oleh karena itu kita meminta diberikan uang (rejeki) yang melimpah. Di sinilah letak kekeliruan kita. Mengapa kita harus meminta uang kepada Allah? Dan ketika Allah tidak mengabulkan, lantas dalam hati kita berkata bahwa kita telah memohon akan tetapi tidak diberikan. Bagaimana jika setelah diberikan ternyata kita tidak merasakan ketentraman tersebut. Kekeliruan utama kalian adalah bahwa permintaan kalian yang sebenarnya adalah ketentraman. Kalian beranggapan bahwa dengan uang ketentraman itu akan kalian rasakan. Jika Allah mengumpulkan dunia ini dalam satu cawan dan memberikannya kepada kalian, maka masalah kalian tidak akan terselesaikan dan bahkan sampai akhir hayat kalian tidak akan merasakan ketentraman itu. Ini kekeliruan kita."

"Imam Ja'far as-Sadiq as berkata; jauhilah dosa agar Allah Swt mengasihimu dan kemudian Dia akan menetapkan apa yang terbaik untukmu. Allah menginginkan yang baik untuk kalian, dan tidak pernah menginginkan keburukan kalian. Maka terimalah apa yang diridhoi Allah untuk kalian. Allah Swt tidak pernah salah memilih. Kita yang salah memilih."

"Yang lebih penting adalah menjauhi dosa karena dengan demikian Allah Swt akan menunjukkan kasih sayang-Nya. Hal berikutnya akan menyusul dengan sendirinya. Akan tetapi jika kita berbuat dosa kemudian kita juga meminta apa yang kita inginkan, tentu tidak mungkin. Jangan bercanda! Jika kalian telah melaksanakan tiga hal ini, maka kalian akan sampai pada keinginan dunia dan akhirat kalian."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar