Imam Ali as senantiasa menasihati dan membimbing anak-anaknya. Beliau
berkali-kali menasihati putra-putranya dan satu di antaranya adalah nasihat
kepada Imam Husein as.
"Wahai Putraku!
Aku berpesan kepadamu, bertakwalah kepada Allah ketika kamu membutuhkan
maupun tidak!
Berkatalah benar saat kamu senang maupun tidak!
Belanjakan hartamu secara seimbang saat kamu kaya maupun miskin!
Bersikaplah adil kepada teman maupun musuh!
Bekerja dan berusahalah saat kamu riang maupun tidak!
Ridha dengan ketentuan Allah saat kamu susah maupun senang!
Wahai Putraku!
Kejelekan yang akibatnya adalah surga, bukan sebuah kejelekan dan kebaikan
yang akibatnya adalah neraka Jahannam, bukan sebuah kebaikan.
Setiap nikmat di hadapan surga adalah kecil dan bukan apa-apa dan setiap
musibah dan kesusahan di hadapan api neraka Jahannam adalah sebuah kenyamanan
dan kemudahan.
Wahai Putraku!
Ketahuilah sesungguhnya orang yang melihat aib dirinya sendiri, ia tidak
akan sempat melihat aib orang lain.
Barangsiapa yang tidak berpakaian takwa, maka tidak satu pakaianpun bisa
menutupinya.
Barangsiapa ridha dengan ketentuan ilahi, maka ia tidak akan bersedih akan
hal-hal yang hilang darinya.
Barangsiapa menggali sumur untuk orang lain, maka ia sendiri yang akan jatuh
ke dalamnya.
Barangsiapa menjatuhkan harga diri orang lain, maka harga dirinya sendiri
yang akan jatuh.
Barangsiapa yang melupakan kesalahan dirinya sendiri, maka ia
membesar-besarkan kesalahan orang lain.
Barangsiapa yang mengikuti arus gelombang tanpa berpikir, maka ia akan
tenggelam.
Barangsiapa yang menyombongkan dirinya di hadapan masyarakat, maka ia akan
terhina.
Barangsiapa yang bergaul dan berbaur dengan ulama dan cendikiawan, maka ia
akan terhormat dan mulia.
Barangsiapa yang bergaul dengan orang-orang bodoh, maka ia akan terhina.
Wahai Putraku!
Orang yang bercanda di tengah-tengah masyarakat, maka ia akan dipandang
sepele oleh mereka.
Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak salah dan kekeliruannya.
Barangsiapa yang banyak salahnya, maka sedikit rasa malunya.
Barangsiapa yang sedikit rasa malunya, maka sedikit kebaikannya.
Barangsiapa yang sedikit kebaikannya, maka akan mati hatinya.
Barangsiapa yang mati hatinya, maka tempatnya adalah neraka Jahannam
Sumber:
"Sad Pand va Hekayat" Husein.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar