Kamis, 30 Oktober 2014

PENDIDIKAN BERBASISKAN KETEGUHAN KHARAKTER SEBAGAI ANTISIPASI MENGHADAPI MASA DEPAN

            Peradaban manusia modern begitu pesat yang diikuti dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang seirama dengan upaya memenuhi kehidupan hajat hidup manusia, ternyata tidak dapat dihindari dari masalah yang timbul sebagai akibat dari perkembangan peradaban itu sendiri.


Peradaban itu memang dipacu untuk berkembang, namun masalah yang timbul berjalan beriringan dengan rapinya, sehingga membuat kita yang mempunyai norma kehidupan dengan moral serta nilai religius yang tinggi dituntut untuk mencari solusi dari akar masalah yang timbul. Pada kondisi demikian, kita  sebagai orang tua dan guru dituntut untuk mempersiapkan  diri dalam menghadapi tantangan dan problematika yang akan dihadapi oleh anak-anak kita pada masanya nanti.

Kita tidak hanya mempersiapkan generasi yang pintar akan tetapi juga generasi yang cerdas. Ciri generasi yang cerdas sebagaimana yang diungkapan oleh Howard Gardner adalah generasi yang mampu menyelesaikan setiap problematika kehidupan yang mereka hadapi nanti. Mungkin Anda bertanya-tanya permasalahan-permasalahan apa saja yang akan terjadi pada masa yang akan datang?


Avlin Tofler menyatakan ada empat hal yang akan terjadi pada masa yang akan datang, yaitu:
1.      Perubahan yang ekstrim
2.      Persaingan yang radikal
3.      Orientasi profesionalitas
4.      Gaya hidup yang hedonis

Hasil penelitian Daniel Goleman menunjukan bahwa manusia modern yang mampu keluar dari zona merah kedahsyatan problematika seperti yang digambarkan oleh Avlin Tofler di atas adalah mereka yang memiliki keteguhan kharakter, dalam bahasa agama lebih dikenal dengan sebutan “akhlakul karimah”

Model pendidikan yang berbasiskan akhlak akan mewujudkan generasi yang memiliki:
1.      Kesadaran akan Tuhan, bukan hanya lewat pelajaran agama di sekolah yang mengajarkan percaya pada Tuhan.
2.      Positif thinking
3.      Kesadaran akan optimisme
4.      Memiliki rasa tanggung jawab dalam kehidupannya.
5.      Pemahaman empaty dan perkhidmatan untuk sesama.

Guna mewujudkan generasi yang memiliki keteguhan kharakter, Anda tidak cukup dengan cara “menyerahkan” anak-anak Anda kepada pihak sekolah atau lembaga pendidikan lainnya, akan tetapi lebih dari itu Anda haruslah menjadi guru yang terbaik bagi anak-anak Anda. 

Sebagai orang tua, Anda tidak hanya mengajarkan pengetahuan “apa yang harus diketahui” dan menjawab pertanyaan-pertanyaan pelajaran sekolah anak Anda. Tetapi lebih dari itu Anda sebagai orang tua harus menjadi teladan yang baik bagi anak-anak Anda. Karena bagaimana pun juga Anda sebagai orang tua adalah “kurikulum yang hidup” bagi anak-anak Anda. Anda ibarat layar televisi yang selalu dilihat oleh anak-anak Anda, dengan demikian Anda harus memprogramkan acara yang baik yang akan ditiru oleh anak-anak Anda.

Apakah Anda dapat mewujudkan generasi-generasi yang berkharakter? Saya yakin Anda pasti dapat mewujudkannya. Ini adalah mimpi kita semua baik orang tua maupun pendidik di sekolah. Jika Anda seorang ibu ketahuilah bahwa berkat kasih abadi Allah Swt, Tuhan semesta alam, peran kalian menjadi kukuh, memiliki kekuatan untuk menangguang kesulitan dan kesusahan selama masa kehamilan, persalinan, tahun-tahun anak Anda masih bayi hingga sepanjang hidupnya. Hal-hal itulah yang seseorang ayah tidak pernah bisa menanggungnya meskipun hanya selama satu malam. Lewat tangan-tangan lembut Anda yakinlah akan terlahir pribadi-pribadi yang akan mengukirkan sejarah peradaban di masa yang akan datang dengan tinta emas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar