Kamis, 30 Oktober 2014

Jika Anda berbuat atas prinsip-prinsip Ilahiah, Anda adalah Muslim.

Muslim berasal dari bahasa Arab yang artinya ‘mereka yang berpasrah total’. Maka setiap manusia yang berpasrah total, layak disebut orang muslim.

Hindhu adalah nama buatan orang diluar India, nama sebenarnya yang dipakai oleh orang-orang Hindhu dalam Sanskerta adalah ‘Rta’ atau ‘Sanātana Dharma’. Rta ; Hukum Kebenaran, Sanātana Dharma ; Kebenaran Abadi. Maka setiap orang yang mampu memahami Kebenaran Alam yang Abadi ini layak disebut pengikut Rta atau Sanātana Dharma.

Buddha berasal dari bahasa Sanskerta 'Budh’ yang artinya ‘Manusia yang telah bangun Kesadarannya’, sehingga setiap manusia yang telah terbangunkan Kesadarannya, layak disebut orang Buddha.

Kristen, berasal dari kata Yunani Kuno ‘Khristós’, yang bearti ‘Diurapi’. Diurapi adalah dituangkan minyak wangi dikepalanya karena suatu pencapaian yang besar dalam hidupnya, dalam hal ini, pencapaian spiritual. Oleh karenanya, setiap manusia yang telah mendapatkan pencapaian spiritual yang besar dan layak diberi kehormatan untuk diurapi, mereka bisa disebut orang Kristen. Khristós sendiri merupakan terjemahan dari bahasa Ibrani ‘Māšîaḥ’, sang Juru Selamat. Maka setiap manusia yang mampu menjadi juru selamat bagi manusia lain, patut pula disebut orang Kristen.

Oleh karenanya, jika segelintir orang Islam mengklaim bahwa manusia-manusia besar semenjak dulu hingga sekarang termasuk Muslim, maka agama-agama lain juga layak menklaim serupa, bahwa sesungguhnya manusia-manusia besar semenjak dulu adalah pengikut Sanātana Dharma, pengikut Buddha atau Kristen.

Sobat! Kita ini tercipta dari satu nafas yang sama. Yakni nafas Rahmaniyah Ilahiyah. Mari kita jaga kebersamaan dan kemajemukan agar NKRI tetap eksis, OK ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar